ASPAPI Jawa Barat Gelar Evaluasi Uji Kompetensi Keahlian Tahun Pelajaran 2025/2026
ASPAPI Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan evaluasi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sebagai bagian dari upaya pengukuran capaian hasil pelaksanaan program dan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi administrasi perkantoran di Jawa Barat.
Bandung — Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI) Daerah Jawa Barat menyelenggarakan Kegiatan Evaluasi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 07.30–12.00 WIB, bertempat di V Hotel and Residence, Jalan Terusan Sutami III, Kota Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota dan asesor ASPAPI Jawa Barat yang berjumlah 47 orang, dipimpin langsung oleh Ketua ASPAPI Jawa Barat, Prof. Dr. H. Edi Suryadi, M.Si.
Evaluasi ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari rangkaian pelaksanaan UKK SMK bidang keahlian Manajemen Perkantoran Tahun Pelajaran 2025/2026. Pada tahun pelajaran ini, ASPAPI Jawa Barat berhasil melayani 78 SMK mitra dengan total 3.069 asesi siswa kelas 12. Dari keseluruhan asesi yang mengikuti UKK berdasarkan tujuh komponen soal, yakni mengetik cepat, korespondensi, mengelola kas kecil, infografis, melakukan komunikasi telepon, mengelola arsip, dan homepage, diperoleh hasil sebanyak 1.145 asesi (37,31%) dinyatakan Sangat Kompeten, 1.897 asesi (61,62%) dinyatakan Kompeten, dan 33 asesi (1,08%) dinyatakan Cukup Kompeten.
Kegiatan evaluasi berlangsung melalui pemaparan laporan pelaksanaan UKK dan sesi diskusi interaktif yang menghasilkan berbagai masukan konstruktif. Forum diskusi menyoroti sejumlah aspek penting, antara lain perlunya penyusunan buku panduan UKK sebagai pedoman baku yang mengatur hak dan kewajiban sekolah, asesor, maupun organisasi, penguatan kompetensi asesor dalam menyusun perangkat soal yang selaras dengan perkembangan industri termasuk kemampuan berbasis kecerdasan buatan, serta pentingnya pembentukan tim pokja khusus untuk penyiapan dan pengendalian kualitas soal UKK secara berkelanjutan. Selain itu, forum juga mendorong penguatan personal branding asesor sebagai representasi ASPAPI Jawa Barat di hadapan sekolah, industri, dan masyarakat.
Hasil survei kepuasan dari sekolah mitra menunjukkan bahwa 91,11% menyatakan penyelenggaraan UKK bersama ASPAPI Jawa Barat sangat penting, sementara 79% menyatakan cukup puas terhadap layanan pengujian yang diberikan. Adapun survei kepuasan asesor terhadap pelaksanaan bimbingan teknis dan penyamaan persepsi UKK menunjukkan hasil yang positif, dengan lebih dari 90% asesor menyatakan kegiatan berlangsung dengan baik hingga sangat baik.
Sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi, ASPAPI Jawa Barat berkomitmen untuk segera menyiapkan pelaksanaan Refreshing Competency Certification (RCC) bagi asesor yang masa berlaku sertifikat kewenangan mengujinya akan segera berakhir, sekaligus menyusun buku panduan UKK sebagai juknis internal yang komprehensif. ASPAPI Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam terus meningkatkan kualitas layanan sertifikasi kompetensi administrasi perkantoran yang kredibel, profesional, dan berdampak nyata bagi pengembangan kompetensi siswa SMK di Jawa Barat.